Soto Betawi Bang Ebet (Gading Serpong)
Medang, Pagedangan
“Soto Betawi Bang Ebet mantap terasa dan no play-play.”
397 tempat Masakan Indonesia di Jabodetabek yang direview 6 kreator kuliner (Anak Kuliner, Mamank Kuliner, Rumah Canda Melki, dan 3 lainnya). Harga mulai Rp1rb per orang.
Medang, Pagedangan
“Soto Betawi Bang Ebet mantap terasa dan no play-play.”
Tebet Timur, Tebet
“Worth it. Mau ayamnya, ikannya, ampelanya, atinya, nasinya, sambelnya, semua perfect.”
Pondok Pinang (Pondok Indah), Kebayoran Lama
“Mantap perpaduan yang sempurna.”
Sukamahi, Cikarang Pusat
“Kalau kalian ke Bekasi, ke Cikarang dan sekitarnya, kalian harus mampir ke tempat ini.”
Tebet Timur, Tebet
“Gue akuin dari kuahnya gurih banget, aromatiknya dapat ya kaya dari cengkehnya, gurih kuah kaldunya gitu ya.”
Pakulonan, Serpong Utara
“Baksonya enak, garing dan padat.”
Pondok Kacang Timur, Pondok Aren
“ini semuanya rasanya benar-benar di atas rata-rata enak pake banget”
Pondok Jagung, Serpong Utara
“Dagingnya empuk, kelembutannya menurut gua pas, kenyal lembut dan nggak hancur pas dikunyah.”
Kebon Sirih (Sabang), Menteng
“Yang pertama aja udah bombastis banget rasanya.”
Cipayung Girang, Megamendung
“Konsepnya sih sederhana ya, tapi bikin semua orang merasa kayak makan di rumah sendiri.”
Padurenan, Karang Tengah
“Tekstur iganya lembut, kenyal masih pas gitu loh jadi even ini lembut tapi masih ada perlawanannya dimana gue demen. Gue suka sih.”
Cihuni, Pagedangan
“Kuahnya ini loh gurih dan berempah.”
Kemanggisan, Pal Merah
“Badabest men badabest.”
Melawai (Blok M), Kebayoran Baru
“Top, Sate Melawai ada di Blok M, oke, mantap.”
Gunung, Kebayoran Baru
“Pokoknya recommended dan sampai gua lupa gua akuin ini mantra dan no play play nggak main-main.”
Rawamangun, Pulogadung
“Makan di sini tuh berasa kayak pulang kampung ke Sumatra Barat.”
Limo
“Gua akuin bebek gorengnya enak sih pak.”
Kukusan, Beji
“Menurut gua ini worth it banget ya, silahkan lu cobain sendiri.”
Jakasetia, Bekasi Selatan
“Gua sangat merekomendasikan sate kulitnya, sate kulitnya enak menurut gua ya.”