Mie Ayam TW Pamulang
Pamulang Barat, Pamulang
“mie ayam TW pamulang ini mantap terasa dan no play play ga maen-maen.”
66 tempat makan di Tangerang Selatan (Tangsel) yang direview 5 kreator kuliner (Anak Kuliner, Mamank Kuliner, MGDALENAF, dan 2 lainnya). Paling banyak: Bakmi & Mie Ayam (17), Ayam Goreng & Bakar (13), Jajanan & Gorengan (12). Harga mulai Rp1rb per orang.
Pamulang Barat, Pamulang
“mie ayam TW pamulang ini mantap terasa dan no play play ga maen-maen.”
Pondok Jagung Timur, Serpong Utara
“Yang paling gua suka tuh kuahnya, kuahnya, pangsitnya, sama tekstur mienya gua suka.”
Pisangan, Ciputat Timur
“Menurut gua dari menu yang gua beli ini nggak ada yang fail sama sekali, menurut gua semuanya enak.”
Rempoa, Ciputat Timur
“Ini harganya terjangkau banget, mulai dari Rp20 ribuan aja, tapi kualitasnya bagus punya.”
Pondok Pucung, Pondok Aren
“Bakso Malang Big Leziz ini mantap rasa dan no play-play nggak main-main, luar biasa.”
Pondok Jagung Timur, Serpong Utara
“Mantap terasa dan no play-play dengan harga tentu saja yang lebih terjangkau dan kualitas yang menurut gua oke banget ini.”
Rengas, Ciputat Timur
“Dengan harga yang terjangkau, kualitas yang oke banget, ini layak kalian cobain.”
Pakulonan, Serpong Utara
“Baksonya enak, garing dan padat.”
Pondok Jagung, Serpong Utara
“Dagingnya empuk, kelembutannya menurut gua pas, kenyal lembut dan nggak hancur pas dikunyah.”
Serua, Ciputat
“Tapi baksonya enak sumpah.”
Jurangmangu Timur, Pondok Aren
“Jadi perpaduan chili oil terus bumbunya bumbu dari topping ayamnya itu match banget, sehingga memberikan kita rasa yang unik dan enak, berempah, pedas, gurih.”
Pondok Aren
“Mie ayam bangker ini mantap terasa”
Pondok Pucung, Pondok Aren
“Bakmianya rekommended buat teman-teman yang datang ke sini pesen bakmie komplitnya.”
Rengas, Ciputat Timur
“Rekomendasi banget nih buat teman-teman daerah Bintaro ke sini nih.”
Rawabuntu, Serpong
“Gua bilang ini oke banget ya, recommended banget.”
Benda Baru, Pamulang
“Jujur aja ini kuah bakso kelingnya lebih flavorful dibandingkan yang orinya.”