Nasi Mercon Merdeka
Melawai (Blok M), Kebayoran Baru
“Koyornya best banget, kenyal pedas, satu porsi gini pas lah buat satu orang.”
52 tempat makan di Jakarta Selatan yang direview 6 kreator kuliner (Anak Kuliner, Mamank Kuliner, Ken & Grat, dan 3 lainnya). Paling banyak: Ayam Goreng & Bakar (11), Bakso (9), Bakmi & Mie Ayam (8). Harga mulai Rp3rb per orang.
Melawai (Blok M), Kebayoran Baru
“Koyornya best banget, kenyal pedas, satu porsi gini pas lah buat satu orang.”
Petukangan Selatan, Pesanggrahan
“Mantap terasa dan no play-play nggak main-main.”
Petogogan, Kebayoran Baru
“Emang rasanya tidak mengecewakan, enak banget.”
Cilandak Barat, Cilandak
“Mantap rasa dan no play-play nggak main-main.”
Kramat Pela, Kebayoran Baru
“Soto Betawi Jakarta M. Abas mantap terasa dan no play-play, ngak main-main.”
Gunung, Kebayoran Baru
“Aku sampai bingung gimana mereka bisa jualan 34.000 ya, kalau dari segi worth it, worth it banget.”
Melawai (Blok M), Kebayoran Baru
“tapi enak sih lidahnya jujur ya, jujur enak”
Petukangan Selatan, Pesanggrahan
“Baksonya itu mantap terasa dan no play-play enggak main-main.”
Melawai (Blok M), Kebayoran Baru
“Worth it untuk dicoba dan dimakan.”
Cipete Utara, Kebayoran Baru
“Ini kayaknya salah satu sandwich terenak di Jakarta.”
Tebet Timur, Tebet
“Gue akuin dari kuahnya gurih banget, aromatiknya dapat ya kaya dari cengkehnya, gurih kuah kaldunya gitu ya.”
Pondok Pinang (Pondok Indah), Kebayoran Lama
“menurut gua hotdog-nya enak”
Rawa Barat, Kebayoran Baru
“Personal favorit gua Japchae-nya best, terus sama Samgyeopsal.”
Tebet Timur, Tebet
“tapi sambal bawang masih the best menurut gua”
Rawa Barat, Kebayoran Baru
“salah satu ketoprak paling enak di Jakarta, mantap terasa dan no play play.”
Grogol Utara, Kebayoran Lama
“Legendaris emang beda sih, sekali nyobain langsung jatuh cinta.”
Gandaria Utara, Kebayoran Baru
“Rasanya simpel berkaldu tapi menurut gua bisa ngenyangin banyak lidah.”
Pasar Manggis, Setiabudi
“Sangat menyegarkan sekali.”
Melawai (Blok M), Kebayoran Baru
“Ini tuh sedep banget, berempah, wangi, kayak ala-ala makan nasi kebuli jadinya ya kan.”